Karbohidrat Bisa Disimpan Jadi Energi Pada Tubuh, Kalau Berlebihan Malah Jadi Tumpukan LemakKarbohidrat Bisa Disimpan Jadi Energi Pada Tubuh, Kalau Berlebihan Malah Jadi Tumpukan Lemak

Karbohidrat merupakan sumber nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh untuk diubah menjadi energi. Itulah kenapa kita punya tenagadalamberaktifitas. Terlebih yang punya hobi olahraga, karbohidrat dari nasi, kentang, roti, maupun gula sangat membantu supaya tidak lemas saat berolahraga. Health and Nutrition Science di Nutrifood Research Center, Rendy Dijaya Muliadi menjelaskan saat karbohidrat dicerna maka tubuh akan otomatis menyimpannya menjadi cadangan energi di dalam tubuh.

"Ada glikogen tempat cadanga karbohidrat, jadi kalau makan karbohidrat sebagian disimpan sebagai glikogen nanti akan dipecah menghasilkan energi," ungkap Rendy saat live bersama Nutrifood, Selasa (23/6/2020). Kemudian saat karbohidrat dikonsumsi berlebihan maka tubuh juga akan secara otomatis menyimpannya di dalam tubuh sebagai lemak. Kalau lemak menumpuk dalam tubuh maka resikonya bisa mengalami kelebihan berat badan alias obesitas apalagi kalau tidak diseimbangkan dengan kegiatan fisik.

"Banyak makan karbohidrat disimpan jadi lemak, jadi kalau diet tapi masih berlemak berarti karbohidratnya berlebihan. Jangan makannya nasi, roti, atau nasi uduk pakai perkedel itu disimpan jadi lemak," kata Rendy. Untuk membantu proses pengolahan karbohidrat di dalam tubuh dibutuhkan nutrisi lainnya yang bisa didapatkan dari ragam Vitamin B Kompleks. Contoh contoh vitamin B ini banyak didapatkan dari sayur seperti bayam, selada, lobak, brokoli dan buah buahan seperti apel pisang.

"Vitamin B Kompleks B1, B2, B3, B5, B6, B7 itu berkonstribusi dalam produksi energi dari karbohidrat itu kan banyak prosesnya nah yang membantu prosesnya si vitamin B Kompleks dari sayur dan buah," pungkas Rendy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *